Cara Registrasi Ulang Kartu SIM Telkomsel, XL, Indosat

/ November 1, 2017/ Oleh

Cara Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar¬† –¬†Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memutuskan bagi setiap pengguna kartu seluler prabayar di seluruh Indonesia baik itu pengguna kartu SIM telkomsel, simpati, xl, axis, smartfreen, dan indosat untuk melakukan registrasi ulang SIM atau kartu seluler miliknya. Kebijakan ini dimulai sejak tanggal 11 Oktober 2017 dimana kartu seluler harus di registrasi ulang yang divalidasi dengan Nomor Induk kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).

Kominfo menegaskan bahwa registrasi ulang SIM atau kartu seluler tidak memerlukan data nama ibu kandung, cukup dengan NIK dan KK. Sampai batas 28 Februari 2018 maka setiap pengguna baru ataupun pengguna lama kartu seluler, harus sudah menvadidasikan atau registrasi ulang SIM dengan NIK dan KK. Hal tersebut dilakukan agar mereka tidak menyalahgunakan kartu perdana atau kartu seluler mereka.

Registrasi ulang kartu SIM atau kartu seluler dapat dilakukan sendiri atau bersifat (self registration) sehingga mudah dilakukan karena tinggal melakukan SMS saja. Sebelum kita membahas cara registrasi ulang kartu SIM atau kartu seluler mari kita cari tau apa manfaat atau tujuan pemerintah mewajibkan pengguna kartu seluler prabayar untuk registrasi ulang dengan validasi KK dan NIK. Berikut beberapa alasan yang menjadi dasar dan tujuan diberlakukanya registrasi ulang dengan validasi KK dan NIK.

Tujuan Registrasi Ulang SIM

1. Mencegah terorisme

Banyak kasus terorisme dan teror yang sering terjadi di dalam negeri maupun luar negeri. Dengan langkah yang di ambil pemerintah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya terorisme dan aksi teror. Dengan validasi kartu prabayar, maka identitas pelaku teror akan lebih cepat diketahui.

2. Tanggulangi Berita Hoaks

Ada juga pihak-pihak tertentu baik pribadi maupun kelopok yang sengaja membuat berita hoaks untuk mendapatkan keuntungan. Misal ada website www.contoh.com membuat berita hoaks agar berita tersebut menjadi viral, dan website tersebutpun akan banyak didatangi pengunjung dan juga pundi-pundi uang dari iklan. Ada juga berita hoaks melalui SMS atau social media yang juga sangat marak terjadi di jaman modern ini.

3. Mencegah kejahatan

Dengan upaya menvalidasi kartu prabayar atau SIM diharapkan dapat mengurangi kejahatan seperti yang sering kita alami misalkan penipuan, spam dan juga teror.

Berbagai upaya tentunya dilakukan pemerintah untuk meminimalisir kejahatan dan juga penataan sistem kenegaraan agar lebih baik lagi. Setelah kita tahu apa manfaat dan tujuan dari registrasi ulang dengan menvalidasi KK dan NIK maka kita akan melanjutkan ke pokok pembahasan yaitu bagaimana cara registrasi ulang kartu SIM baik itu kartu SIM telkomsel, simpati, AS, indosat, XL, smartfreen dan masih ada banyak lagi. Berikut Cara Registrasi Ulang Kartu SIM Telkomsel, XL, Indosat.

Cara Registrasi Ulang Kartu SIM

  1. Cara Registrasi Ulang Kartu Lama : Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Tri, dan Smartfren

Kirim SMS ke nomor 4444 dengan format: ULANG#NIK#Nomor KK

  1. Cara Registrasi Ulang Kartu Perdana

Kirim SMS ke nomor 4444 dengan format: REG#NIK#Nomor KK

  1. Cara Registrasi Ulang Kartu Perdana XL Axiata

Kirim SMS ke nomor 4444 dengan format: DAFTAR#NIK#Nomor KK.

Intinya untuk melakukan registrasi kartu SIM perdana adalah menggunakan kata REG / DAFTAR#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK). Dan jika untuk pengguna lama yang ingin registrasi ulang kartu prabayarnya maka menggunakan kata ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).

Mengatasi Gagal Saat Registrasi Ulang

Saat registrasi juga terdapat masalah-masalah seperti gagal atau kesalahan data yang disebabkan database Dukcapil masih invalid atau belum dimasukan ke penyimpanan data mereka. Jika anda mengalami gagal saat registrasi ulang maka anda masih memiliki 5 kesempatan untuk mencobanya kembali sampai benar-benar data yang anda masukan sudah terisi dengan benar.

Namun jika 5 kali kesempatan selalu gagal, padahal data yang anda masukan sudah benar maka pihak operator akan mengirimkan notifikasi SMS kenomor yang anda daftarkan berupa pernyataan jika nomor KK dan NIK yang anda daftarkan memang sudah terisi dengan benar. Maka, selanjutnya anda tinggal menkonfirmasi data tersebut dengan balasan “Setuju” jika memang data yang anda masukan sudah benar.

Permasalahan Saat Akan Registrasi Ulang

1. Belum Ada E-KTP

Maka solusinya adalah dengan menggunakan NIK yang ada di KK, karena NIK terdapat pada KK dan juga E-KTP namun dengan syarat KK tersebut masih ada atau bukan ngasal.

2. Belum Punya KTP atau Belum 17 Tahun

Solusinya adalah anda tinggal menggunakan NIK yang tertera pada Kartu Keluarga (KK) karena syarat registrasi ulang atau registrasi perdana kartu SIM adalah NIK dan Nomor KK.

Dampak Jika Tidak Registrasi Ulang SIM Card Prabayar

Ada juga dampak jika anda tidak segera meregistrasi ulang SIM card prabayar yang anda gunakan sekarang. Dampak tersebut adalah pemblokiran yang dilakukan secara bertahap. Jika anda tidak melakukan registrasi ulang sampai batas yang ditentukan yaitu  30 hari setelah anda menerima pemberitahuan, maka nomor tidak dapat digunakan untuk melakukan panggilan keluar dan juga panggilan masuk. Jika masih saja belum meregistrasi ulang SIM card prabayar maka nomor akan diblokir secara keseluruhan.