Inilah Perbedaan ROM Xiaomi MIUI Global dan Distributor

By Mixo

Kehadiran xiaomi di Indonesia disambut antusias para penggemar hp dengan spesifikasi canggih namun dengan harga yang bersahabat. Hal tersebut bisa kita lihat dari penjualan xiaomi di Indonesia yang sangat laris dan mampu bersaing dengan hp merk lain seperti samsung, oppo, iphone, sony, huawai yang lebih dulu masuk di pasaran.

Masuk ke pembahasan yaitu apa sih perbedaan dari berbagai macam ROM Xiaomi MIUI seperti ROM Global, distributor, stable, dan juga developer. ROM MIUI dari xiaomi sendiri merupakan Custom ROM atau rombakan dari AOSP (Android Open Source Project). AOSP sendiri merupakan ROM murni atau source dari perusahaan google yang bersifat open source atau gratis seperti halnya dengan linux.

Dengan source tersebut developer xiaomi mengembangkan dan menciptakan ROM MIUI berbasis android. Jadi para developer bisa menambahkan fitur-fitur baru yang diinginkan, serta meningkatkan performa dan juga mempercantik tampilanya.

Selain MIUI milik xiaomi sebenarnya ada jenis ROM lainya seperti Color OS (Oppo), LineageOS, PAC-Man ROM, Paranoid Android, CyanogenMod dll. Kembali ke pembahasan berikut perbedaan ROM distributor, Global, Stable dan Developer.

1. ROM Distributor

Pada ROM Xiaomi abal -abal atau distributor biasanya terdapat banyak aplikasi aneh yang sudah terinstall seperti Clean Master, UC Browser, DU Battery Server, Babe dan lain – lainya. Aplikasi – aplikasi tersebut tentu sangat mengganggu karena tidak bisa kita hapus karena sudah terinstall pada ROM.

2. ROM MIUI Developer

Jika kamu senang mengoprek ROM xiaomi dan suka dengan fitur baru dari xiaomi yang update hampir tiap minggu serta mengujinya terlebih dahulu tanpa terdahului oleh yang lainya. Maka ROM developer ini sangat cocok kamu gunakan, karena pada ROM developer sendiri menerima pembaruan mingguan.

Namun kelemahanya terdapat banyak gangguan pada pembaruan tersebut, atau masih banyak bug. Itu merupakan hal wajar karena ROM developer merupakan ROM yang masih dikembangkan. Jika kamu menemukan bug di MIUI, maka kamu bisa melaporkanya di pusat forum MIUI. Jadi para developer atau pengembang bisa mengatasi bug yang ada, dengan meluncurkan pembaruan selanjutnya.

3. ROM MIUI Stable

ROM xiaomi MIUI stable sangat cocok untuk mereka yang menginginkan stabilitas pada ponselnya. Tidak seperti ROM developer, ROM stable mendapatkan pembaruan yang lebih lambat. Pengujian dilakukan pada ROM developer dan jika sudah benar-benar memuaskan dan bug yang ada telah teratasi. Maka pembaruan untuk ROM stable baru diluncurkan.

Pada MIUI stable, memang sering terjadi penundaan pembaruan yang disebabkan dari pengujian yang dilakukan pada ROM developer tersebut.

4. ROM MIUI Global

ROM MIUI Global sendiri merupakan ROM yang digunakan dan dipasarkan di berbagai negara yang tersedia dalam macam-macam bahasa. ROM Global biasanya sudah terinstall berbagai aplikasi dari google seperti google playstore, gmail, google maps, play game dll.

5. ROM MIUI China

Sedangkan pada ROM MIUI China, maka kamu tidak akan menemukan Google Playstore dan aplikasi – aplikasi google lainya. Pada ROM China bahasa hanya tersedia dalam bahasa China dan didalamnya terinstall berbagai macam aplikasi berbahasa China.

Cara Membedakan ROM Global dan ROM China

1. ROM Global

Ciri ciri ROM Global Stable

ROM Global mimiliki kode MI yang terdapat pada huruf ke 4 & 5, contoh MXDMIDL. ROM Global sendiri tersedia dalam berbagai baha didunia, oleh karena itu dinamakan ROM Global atau untuk seluruh dunia.

2. ROM China

Ciri ciri ROM China Stable

Sedangkan ROM China memiliki kode CN yang juga terdapat pada huruf ke  4 & 5, contoh MAGCNDH. Untuk memahami 7 huruf atau kode pada ROM Xiaomi, Berikut penjelasan singkat mengenai 7 huruf untuk mengetahui perbedaan ROM Xiaomi yang kamu gunakan.

Kita ambil contoh kode MAGCNDH

  1. Huruf 1 : Kode versi android (M) artinya Marsmallow
  2. Huruf 2,3 : Kode tipe hp (AG) artinya MI 5s
  3. Huruf 4,5 : Kode tipe rom (MI) artinya ROM Global
  4. Huruf 6,7 : Kode versi MIUI (DH) artinya MIUI 8

1. Rincian Huruf ke 1 (Kode Versi)

  1. K : Kitkat
  2. L : Lollipop
  3. M : Marsmallow
  4. N : Nougat
  5. O : Oreo

2. Rincian Huruf ke 1,2 (Tipe HP)

  1. MA : Mi 1
  2. XA : Mi 2
  3. XD : Mi 3
  4. XG : Mi 4
  5. XI : Mi 4i
  6. XK : Mi 4c
  7. AJ : Mi 4S
  8. AA : Mi 5
  9. AG : Mi 5S
  10. BG : Mi 5S Plus
  11. CJ : Mi 5c
  12. DB : Mi 5x
  13. CA : Mi 6
  14. BC : Mi Max
  15. BD : Mi Max Pro
  16. DD : Mi Max 2
  17. AH : Mi Mix
  18. DE : Mi Mix 2
  19. XE : Mi Note
  20. XH : Mi Note Pro
  21. AD : Mi Note 2
  22. CH : Mi Note 3
  23. XF : Mi Pad
  24. AC : Mi Pad 2
  25. CI : Mi Pad 3
  26. HB : Redmi 1
  27. HF : Redmi 1S 3G
  28. HH : Redmi 1S
  29. HC : Redmi 1S
  30. HJ : Redmi 2
  31. AI : Redmi 3
  32. AL : Redmi 3S
  33. CE : Redmi 4
  34. CC : Redmi 4A
  35. BE : Redmi 4 Prime
  36. AM : Redmi 4x
  37. CK : Redmi 5A
  38. HI : Redmi Note 4G
  39. HK : Redmi Note Prime
  40. HM : Redmi Note 2
  41. HN : Redmi Note 3
  42. HO : Redmi Note 3 Pro
  43. HR : Redmi Note 3 SE
  44. HQ : Redmi Pro
  45. BF : Redmi Note 4
  46. CF : Redmi Note 4X
  47. DF : Redmi Note 5 A

3. Rincian Huruf ke 4,5 (Tipe ROM)

  1. MI : ROM Global
  2. CN : ROM China

4. Rincian Huruf ke 6,7 (Versi MIUI)

  1. DH : MIUI 8
  2. EA : MIUI 8.2
  3. EC : MIUI 8.4
  4. ED : MIUI 8.5
  5. EI : MIUI 9

Jika kamu sekarang ini menggunakan ROM distributor sebaiknya ganti ROM tersebut ke ROM Global stable atau developer. Kamu bisa baca artikel cara downgrade ROM MIUI. Sekian pembahasan mengenai Perbedaan ROM Xiaomi MIUI Global, Distributor, Stable, dan Developer. Semoga bermanfaat